Interaksi Islam dengan Tradisi dan Budaya
Eksistensi Adat dan Kearifan Lokal dalam Islam
Nash Atsar sahabat riwayat Abdullah ibn Mas'ud: "Apa yang dipandang oleh kaum muslimin sebagai kebaikan maka di sisi Allah sebagai sebuah kebaikan. Dan apa yang dipandang oleh kaum muslimin sebagai kejelekan maka ia di sisi Allah adalah sebagai sebuah kejelekan".
Oleh para ahli ushul Fiqih dijadikan dasar, bahwa tradisi masyarakat yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syari'at Islam dapat dijadikan dasar pertimbangan dalam menetapkan hukum Islam (Fiqh).
A. Tradisi dalam Perspektif Islam
Tradisi dapat dipahami sebagai kebiasaan yang turun temurun yang masih dijalankan di masyarakat. Dalam hal ini sebenarnya berasal dari bahasa Arab adat (bentuk jamak dari 'adah). Adat ini berarti kebiasaan dan dianggep bensinonim dengon 'Urf.
'Urf bisa dipahami sebagai sesuatu yang dikenal atau diterima secara umum.
B. Beda Tradisi dan Budaya
Budaya adalah ide, adat istiadat dan perilaku sosial kelompok tertentu.
Tradisi adalah transmisi kebiasaan dan kepercayaan dari satu generasi ke generasi lainnya.
C. Klasifikasi Budaya
- Local Culture
Budaya kecil adalah budaya yang berada pada suatu masyarakat yang lingkupnya kecil (dianut oleh beberapa orang saja).
- Great Culture
Budaya besar adalah budaya yang dianut oleh banyak orang dengan jumlah penganutnya yang luas.
D. Prinsip Islam dalam Memandang Agama
- Tidak melanggar ketentuan syari'at.
- Tidak menimbulkan mafsadat atau kerusakan.
- Mendatangkan kemashlahatan atau kebaikan.
- Mencerminkan uhkuwah islamiyah.
- Mencerminkan akhlak yang baik.
E. Interaksi Budaya Pra-Islam dan Islam Masa Nabi
Menurut Ali Sodikin, sedikitnya ada 3 model interaksi antara Islam dengan budaya bangsa Arab:
- Islam hadir sebagai tahmil (menerima, menyempurnakan dan melanjutkan dari apa-apa yang sudah ada di masyarakat), contoh: penghormatan terhadap bulan-bulan yang diharamkan terjadi peperangan dan partumpahan darah antor suku (bulan Dzulqo'dah, bulan Dzulhijjah, dll).
- Islam hadir sebagai taghyir (menerima dan merekontruksi) dari tata nilai masyarakat yang sudah ada kepada arah yang lebih sesuai dengan ajaran Islam. Misal: pelaksanaan haji yang dangan tetap melaksanakan thawaf, sa'i, namun tujuan ibadah tidak lagi dipersembahkan kepada Latta dan Uzza tapi ditujukan kepada Allah SWT.
- Islam hadir sebagai tahrim (menghapus) dari tata nilai yang jelas-jelas bertentangan dengan ajaran Islam. Misalnya judi, minim khamr, riba dan perbudakan.
Indonesia Saat Ini
• Memiliki ±17000 pulau
• Negara kepulauan terbesar di dunia, dengan luas wilayah garis pantai 54.716 km
• Terbagi 34 provinsi
• Terdapat 1.340 suku bangsa (2010)
• Terdiri dari beberapa Ras, diantaranya: Ras Malayan-Mongoloid, Ras Melanesoid, Ras Asiatic Mongoloid, Ras Kaukasoid.
• 6 agama yang diakui secara sah di Indonesia (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu)
Semoga istiqomah dalam berkarya
BalasHapus